Kitab Al-Hikam
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0xjnmiQwf207NA8d1ADY0OQtkS4bxkLvndD-65StFIN4yyHv4ib6Tu8Ihaoz4h1INKEhnUDeDiM090LQKiy-jo3Vxkn7GlvwencmO3npOkeAq9Il9N-1LQDvCDribHA41XFOjIoSTRazL/s72-c/Kitab+Al-Hikam.jpg
Rp 50.000
|
Judul
|
:
|
Kitab Al-Hikam
|
|
Penulis
|
:
|
Ibnu Athaillah
|
|
Penerbit
|
:
|
Zaman
|
|
isi
|
:
|
284 Halaman
|
|
ISBN
|
:
|
978-602-1687-14-7
|
|
Ukuran
|
:
|
13 cm x 19 cm
|
|
Harga
|
:
|
50.000
|
Sinopsis Buku :
Al-Hikam
merupakan mutiara-mutiara cemerlang untuk meningkatkan kesadaran spiritual,
tidak hanya bagi para salik dan murid-murid tasawuf, tapi juga untuk umumnya
para peminat olah batin. Untaian mutiaranya telah memesona jutaan hamba pencari
keindahan Sang Maha Indah.
K.H.
A. Mustofa Bisri
Hidup
akan diliputi kegamangan bila kita tak tahu apa tujuan hidup kita. Dalam buku
ini, Anda diajak menyelami al-Hikam—hikmah-hikmah Ibnu Athaillah—agar hidup
Anda tidak saja terarah dan bermakna, tapi juga tenteram dan indah!
Al-Hikam
menyediakan arahan kepada kaum beriman untuk berjalan menuju Allah, lengkap
dengan rambu-rambu, peringatan, dorongan, dan penggambaran keadaan, tahapan,
serta kedudukan rohani.
Al-Hikam
dipandang sebagai kitab kelas berat bukan saja karena struktur kalimatnya yang
bersastra tinggi, melainkan juga kedalaman makrifat yang dituturkan lewat
kalimat-kalimatnya yang singkat. Ia menjadi kitab yang bahasanya luar biasa
indah—kata dan makna saling mendukung, melahirkan ungkapan-ungkapan yang menggetarkan.
*
* *
Al-Hikam
memberikan bimbingan agar kita sampai ke puncak kemenangan. Dengan bersandar
pada Al-Quran dan sunnah, buku ini bagaikan pelita yang menerangi setiap salik
(penempuh jalan spiritual) saat banyak aral di setiap tikungan jalan sehingga bisa
selamat sampai tujuan.
K.H.
Masyhuri Baedlowi MA, Pengasuh Pesantren Darussalam, Indramayu
Selain
sangat populer di dunia Islam selama berabad-abad, Al-Hikam juga menjadi bacaan
utama di hampir seluruh pesantren di Nusantara. Isinya selalu sesuai dengan
keadaan zaman. Kitab ini tetap perlu dibaca dan dikaji kaum muslim hingga hari
kiamat. Lebih-lebih dewasa ini, ketika kian banyak kegersangan hati kepada Sang
Pencipta.
REPUBLIKA

Posting Komentar